Artikel tentang tanya jawab ini berisi kumpulan pertanyaan dari kelas online Belajar SEO Batch 1 yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan tahun 2020. Narasumbernya adalah pemilik dari website ini, yakni Mas Nurjaya.

Belajar SEO online, kedepannya akan diselenggarakan kembali. Tentunya kamu bisa mengikuti kelas online ini dengan mendaftarkan diri.

Q n A Kelas Belajar SEO kali ini ditulis untuk kamu yang belum sempat mengikuti kelas online sesi ke-2. Pembahasan untuk sesi ke-2 difokuskan pada SEO Off-Page. Tentang backlink juga banyak ditanyakan pada sesi ini.

Jadi, jangan sampai melewatkan satupun pertanyaan yaa..[sociallocker]

Semoga bisa memenuhi rasa penasaranmu dan sampai jumpa di kelas-kelas Belajar SEO selanjutnya

jago seo

 

Contents

1. Mengapa pada dashbord blog bagian menu pengajuan AdSense bila diklik  terdapat tulisan “blog belum memenuhi pendaftaran AdSense?” Padahal blog sudah berumur dan mendapat visitor organik dari google.

Hal ini berhubungan dengan pendaftaran Google AdSense. Syarat pendaftaran semestinya diisi terlebih dahulu dengan lengkap, seperti contact us, about us dll.

Saya (Mas Nur) selama ini menggunakan wordpress dan bekerja sama secara penuh dengan sebuah corporate, sehingga cenderung tidak menggunakan AdSense.

Tujuannya adalah membantu UKM dengan menargetkan keyword yang memiliki jumlah pencarian besar. Secara omset pun lebih besar daripada AdSense, yakni bisa mencapai 4 miliar Rupiah perbulan.

Kamu bisa menggali produk UKM terdekat, seperti jual baju grosiran. Kemudian optimasikan dengan keyword yang memiliki pencarian sebesar 1000 per bulannya. Targetkan untuk menulis 30 artikel selama 30 hari.

Saya sendiri membuat website penjualan untuk produk sirup tjampolay. Hasil penjualannya bagus sekali.

Jadi, kalau tidak punya adsense ya cari produk yang bisa dioptimasi!

2. Jika disuruh memilih, antara backlink banyak dengan jumlah DA PA rendah atau backlink sedikit dengan jumlah DA PA tinggi, lebih baik yang mana?

DA dan PA biasanya ada di website Moz, sama juga dengan istilah CF dan TF di website Majestic.

DA PA atau CF TF menjadi kurang penting apabila backlinknya tidak trusted atau terpercaya. DA dan PA tinggi bisa menimbulkan spamming kalau kasusnya seperti tadi. Jadi akan lebih baik kalau mengecek terlebih dahulu DA dan PA-nya.

Hal paling penting yang perlu diperiksa adalah websitenya dapat backlink yang trusted atau enggak. Caranya dengan mengeceknya melalui situs Ahrefs maupun Ubersuggest. Backlink yang memiliki urutan rangking 1 s.d 50.000 dapat digunakan karena dianggap bagus menurut Ahrefs.

3. Ketika sudah riset keyword dengan matang, mengapa artikel tidak kunjung terangking di google? Apakah ada faktor lain? Apa perlu backlink?

Google di search engine land memiliki 200 faktor untuk membuat sebuah artikel menempati rangking atas. Sedangkan “keyword” dan “backlink” hanya dua diantara 200 faktor tadi.

Selain dua faktor tersebut, ada juga LSI yang wajib hadir di dalam artikel. Semua itu adalah bagian pendukung dari  SEO On-PAge yang seharusnya dioptimasi terlebih dahulu.

Pada SEO On-PAge, artikel berupa data atau pembelajaran, akan dengan senang hati dibagikan oleh pengguna internet. Proses membagikan inilah yang bisa menjadi backlink gratis dan disebut sebagai sistem Social Signal.

Kalau Social Signal bagus maka itu juga akan berdampak bagus pada website.

Social signal dengan 1000 share bisa mendapat keyword tracking dari Google yang tentunya bisa tersangkut di artikel. Nah keyword yang tersangkut tadi bisa dilihat di Google analytics.

Hal yang tak kalah penting adalah trackling website. Tracking website ini untuk mengetahui potensi keyword tertentu pada website. Dengan cara itu, akan ketahuan keyword apa yang paling cocok untuk dioptimasi.

Saya menyarankan website dioptimasi dengan 1 keyword yang nyangkut tadi, sehingga cenderung sesuai matrik di Google. Kalau sudah ketemu tinggal dibuat artikel yang banyak.

Terkait dengan backlink, apabila artikel belum berada di urutan 50 besar, lebih baik jangan di backlink dulu.

Hal ini berpotensi membuat website terlempar lagi.

Namun, bila artikel sudah ada di halaman 2, maka sepertinya sudah bisa dibacklink agar rangking 1.

Kalau belum terangking saja sudah di backlink, hal itu akan sia-sia.

4. Dimana lapak backlink yang bagus?

Biasanya ada banyak di forum seperti Ads.id atau bisa juga dari Nurjaya.

Kamu bisa membeli backlink dimana saja, yang paling penting dalam memilih backlink adalah trusted atau enggaknya. Hal itu bisa dilihat dari outbond linknya.

Backlink yang cenderung spam, akan menghancurkan website dan melempar rangkingnya.

5. Bagaimana cara melihat sebuah backlink banyak mengandung spam?

Backlink spam bisa dilihat di situs Semrush dan Moz.

Di sana ada tulisan SS atau spamscore. Nilai backlink yang dianggap spam berada di atas angka 10. Kalau spamscore nya tinggi tidak perlulah dibacklink. Alangkah lebih baik bila memperbanyak artikel saja atau mencari backlink yang enggak nyepam.

6. Berapa porsi dari backlink blog 2.0, backlink profile dan lain-lain dalam satu web (dari skala 100%)?

Moneysite, PBN, Tier 2 bisa digunakan untuk blog 2.0 atau backlink profile. Kalau saran saya yang penting aktif dahulu, saat berada di forum seperti Pinterest dll.

Ketika sudah aktif, Google akan men-scrap pinterst kita. Link di dalam Pinterest akan di-scrap ke website mu. Nah kalau sudah, ketahui skala presentasenya di blog.

Pertanyaan ini tergantung pada moneysite. Kalau moneysitenya untuk trend maka cukup share di pinterest maupun social media sebanyak-banyaknya.

Tapi kalau blog yang sudah didaftarkan di AdSense, jangan pernah di share, website AdSensemu akan habis.

Skala prioritas blog 2.0 hanya mencapai 1% s.d 10% untuk backlink ke tier satunya.

Tapi jangan pernah di-link-kan ke moneysite karena akan bahaya. Kalau websitenya corporate seperti Tokopedia dkk itu baru bisa.

Bisa juga dimix atau link-juice, dari fb ke pinterest, dari pinterest lempar ke tumbler. Bila sudah saling terkoneksi, maka tidak akan terlalu menghawatirkan bila memberi backlink ke tier 1.

Yang penting harus diisi juga websitenya, minimal 2 minggu sekali.

Kalau saya sendiri satu minggu sekali. Apalagi PBN juga harus diisi.

7. Katanya backlink termasuk blackhat, jadi lebih baik tetep menggunakan backlink atau dihindari saja?

Secara umum, backlink itu termasuk 80% blackhat. Pada google, backlink memang tidak diperbolehkan.

Namun, backlink bisa dibuat senatural mungkin.

Bagaimana cara PBN kita bisa dianggap natural ? ya harus sering ngisi konten.

Semua aset digital (backlink, PBN) di webstite dalam seminggu minimal diisi satu artikel.

Kalau kegiatan mengisi PBN tadi berjalan efektif, google tidak menganggap PBN sebagai blackhat.

Sebaliknya, bermain hit n run, sangat berpotensi membuat sebuah situs turun matriknya. Bahkan bisa melempar keywordnya.

8. Bagaimana sistem backlink untuk landingpage?

Kalau landingpage tidak perlu update, yang harus diupdate adalah PBNnya.

Landing page hanya perlu update gambar ataupun copywritingnya.

Namun, sebuah landing page juga bisa dibuatkan blog pendukung yang tentunya harus diisi.

Kalaupun tidak diupdate, yang penting Ads pada Facebook maupun Instagram mendapat banyak kunjungan, maka google akan memberikan update matriks yang bagus.

9. Bagaimana kalau membuat backlink tanpa skema tier 1 atau tier 2?

Tentu hasilnya akan menjadi buruk atau terjun ke bawah rangkingnya.

Tapi dengan menggunakan skema tier dengan efektif akan mengelabuhi google.

Beberapa waktu yang lalu, algoritma google telah diupdate, hal ini membuat beberapa website teman saya mengalami penurunan hingga 90%. Hal ini terjadi lantaran On-Page yang sebenarnya sudah bagus tapi sayangnya menggunakan backlink spam.

Jadi dalam menggunakan backlink pun musti strategis.

10. Bagaimana dengan internal link ?

Internal link menggunakan skema pilar artikel, ada artikel utama dan artikel pendukung yang saling ngelink. Kemudian baru dilempar ke artikel utama.

11. Pada satu artikel di PBN, outbond link bagusnya mengarah ke homegape, ke artikel, atau ke keduanya?

PBN itu outbondlinknya maksimal 8 moneysite. Ketika membuat artikel banyak di PBN, google akan menganggap PBN tersebut unik.

Kemudian perlu dihitung juga berapa outbondlink dalam satu artikel. Kalau saya satu outbondlink ke moneysite, satu ke internal link, dan satu link kirim ke website yang memiliki outhority tinggi (rangking 1 s.d 50) seperti wikipedia, bloomberg, kbbi, dll. Hal itu bertujuan agar google menganggap backlink natural.

12. Bagaimana simpulan untuk pembahasan SEO Off-Page

Untuk membangun SEO Off-page, persiapkan dahulu hosting dan domain yang bagus. Pilih hosting yang cepat, tema website yang seo friendly atau responsive. Domainnya terserah kamu.

Gunakan hosting yang sudah SSD generasi terakhir yaitu NVMe. Gunakan SEO Yoast, CDN, aktifkan sitemap, gunakan security seperti all in one security. Tambahkan plugin yang sederhana seperti jet pack.

Perhatikan juga keyword density, internal link, outbond link, alt pada gambar, dan jangan lupa embed video di artikel agar visitor betah di websitemu. Itu semua adalah hal-hal utama yang musti didahulukan.

Apabila ada visitor yang tidak segera beranjak dari websitemu maka google akan memberi rangking tinggi.

Untuk meriset keyword, gunakan Ubersuggest dkk.

Buatlah website yang menarget 1 keyword, jangan sekedar membuat website saja tanpa perhitungan. Tapi kalau sudah terlanjur tidak mendapat trafik besar selama berbulan-bulan, tinggal gunakan Ahrefs atau Semrush untuk melihat keyword yang paling menonjol dari websitemu dan kemudian optimasi.

Pakailah saran keyword dari Ahrefs maupun Semrush untuk dioptimasi.

Buat artikel sesuai dengan keyword rekomendasi Ahrefs dan Semrush.

Gunakan backlink yang sudah mendapat authority tinggi, minimal ranknya 1 s.d 50.000.

13. Bisakah sharing suka duka di dunia Internet Marketer?

Saya belajar SEO dari tutor di daerah Cirebon-Kuningan. Ada Pak Frans Pekasa, Dewa SEO, Kang Juhadi, Kang Irwan, Kang Iwan, Kang Andri Idaman (Depok) yang mereka pendapatannya sampai ratusan juta per bulan.

Kalau di website bisa cek di situs mastahseo.com.

Saya juga sering sharing SEO dengan Mas Airul dari Magetan yang dipercaya perusahaan besar.

Ada lagi Mas Vatih yang punya website vatih.com yang banyak membahas tentang SEO.

Di dalam komunitas-komunitas seperti itu, ikatan yang kami jalin bersifat kekeluargaan. Bahkan saya pernah dibelikan domain dan hosting, serta memperoleh pembiayaan iklan.

Kamu juga bisa membangun komunitas. Misal punya temen yang punya tulisan bagus, bisa patungan membuatkan website.

Untuk saat ini saya fokus di KMS dan hal seperti itu diserahkan ke keluarga.

14. Kira-kira template seperti apa yang bagus untuk website?

Yang paling penting UI dan UXnya yang enak dilihat.

15.  Bagaimana dengan PGP?

PGP biasanya digunakan untuk market luar, review prodak Amazon maupun affiliate lainnya.

Caranya tinggal generate 15.000 kata lalu bikin spintax untuk diarahkan ke negara US.

Tools digunakan untuk mempermudah, untuk menghilangkan spam, dan dari segi kualitasnya dianggap tidak buruk maupun tidak terdeteksi duplikat.

PGP ada 2 yakni Post Generator Pro dari pakarbot.com dan Page Generator Pro dari barat, tergantung kamu akan menggunakannya seperti apa

16. Adakah tool untuk membuat artikel berhasa Indonesia?

Ada tool untuk mendeteksi plagiarisme yakni quetext, dan Yoast yang sudah disetting bahasanya ke dalam bahasa Indonesia (Jika blog kita pembahasannya menggunakan bahasa Indonesia).

17. Bagaimana dengan Ahrefs?

Ahrefs itu free, bisa menggunakan kartu Jenius untuk pendaftarannya.

Saya sedang tidak menggunakannya

Hanya saja sedang menggunakan Semrush karena untuk mengincar keyword

18. Apakah untuk melihat backlink kompetitor musti membayar?

Tentunya free atau gratis, bisa menggunakan Ahrefs.com atau Semrush.com

19. Saran agar rajin dan konsisten dalam blogging!

Tipsnya harus teken kontrak dengan perusahaan, kalau perusahaan punya sendiri maka harus hiring atau bisa menyewa jasa artikel.

Harus dimulai dari diri sendiri, yang paling penting bisa riset keyword. Toleransinya bagaimana bisa rangking 1

20.  Mengapa artikel tidak bisa disubmit di google search console?

Yang bisa disubmit bukan artikelnya tapi linknya, kalau misal tetep tidak bisa maka uninstal semua plugin dan instal yang baru

Biasanya bisa juga diakibatkan oleh serangan virus atau malware.

21. Bagaimana menghapus artikel yang sudah ada di website? Apakah berpengaruh dengan performance?

Kalau bisa artikel tidak perlu dihapus tapi diubah beberapa kata.

Artikel yang kurang relevan bisa membuat rangking turun.

Jangan dihapus artikelnya tapi ditambahin saja atau diupdate sesuai algoritma terbaru.

22. Untuk membuat PBN apakah harus pakai domain yang exp atau yang masih fresh?

Expire domain ada 2, expire domain dan aged domain.

Kalau untuk PBN gunakan aged domain.

Sedangkan kalau fresh domain cocok untuk moneysite.

Seumpama PBN tidak menggunakan aged domain, maka kamu tidak akan mendapat backlink, karena cenderung tidak memiliki power.

Jadi PBN wajib pakai aged domain

23. Kalau blog membahas tema yang jarang dibahas orang, apakah bisa terangking di google?

Justru ini yang paling bagus.

Ketika pembahasan jarang dicari orang, maka gunakan keyword di dalamnya. Tentu hal itu berpotensi menaikkan kunjungan.

Saya membuat artikel dengan volume pencarian dibawah 100 dalam satu bulan, hasilnya sangat bagus.

Cobalah untuk menulis satu hari satu artikel dalam satu bulan. Untuk jangka panjang akan menarik kunjungan yang tinggi, demikian juga bila dijadikan sebagai investasi.

Bahkan pada tahun-tahun kedepan, semua informasi akan tersedia dalam bentuk digital.

Microsoft sendiri sudah mengembangkan jendela yang dapat dioperasikan layaknya layar komputer. Jadi kalau ada panggilan masuk bisa langsung diangkat melalui layar jendela.

Nah, itu tadi pertanyaan serta jawaban untuk kelas online Belajar SEO kali ini. Jangan lupa untuk terus mengikuti postingan dari kami.

Kalau kamu ingin lebih Belajar SEO, lengkapi pemahamanmu tentang SEO dengan membaca Q n A Webinar “Belajar SEO untuk Pemula” [Day1]

Kalau sudah Belajar SEO, Page One itu Pasti! [/sociallocker]