Di 2020 era teknologi semakin berkembang. Begitu juga peluang untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah semakin terbuka lebar salah satunya adalah dengan “Cara Mendapatkan Uang dari YouTube”. Selain melalui offline, media berbasis online pun dimanfaatkan untuk menghasilkan rupiah. Facebook, marketplace, instagram dan youtube adalah media social yang disebut-sebut paling menguntungkan.

Sesuai dengan judulnya, mari kita bahas mulai dari youtube. Youtube adalah media sosial resmi dari Google untuk sharing informasi dalam format video. Pada tahun 2019, tercatat jumlah penonton Youtube telah menembus 2 miliar setiap bulannya. Kompas menyebutkan bahwa angka ini naik berkisar 5% dari penonton bulanan pada 2018 lalu.

13-cara-mendapatkan-uang-dari-youtube

Terus kenapa harus pilih media sosial Youtube?

Apa sih kelebihan Youtube dibanding media sosial lainnya?[sociallocker]

Hmm. Coba siapkan kopinya dulu sebelum mulai membahas kenapa kamu harus pilih Youtube.

Kenapa Harus YouTube?

Jadi kenapa kamu harus memilih Youtube?

Banyak alasan yang mendasari media sosial Youtube lebih unggul ketimbang Instagram, Facebook dan Marketplace. Tinggal dari sisi mana kamu melihat keuntungannya. Kalau ditinjau dari segi rupiah yang didapatkan, berikut ini bisa jadi pertimbangan kamu kenapa harus Youtube:

  1. Youtube adalah media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Menurut data yang dihimpun Katadata.co.id, Youtube adalah media sosial teraktif. Survey ini dilakukan kepada 150 juta penduduk Indonesia dan menghasikan 88% dari penduduk tersebut lebih sering mengakses Youtube.
  2. Setiap hari Youtube memiliki 500 jam konten terbaru dan jumlah view bisa mencapai ribuan. Bayangkan saja jika salah satunya adalah videomu. Menarik, kan?
  3. ­­­­Kamu bisa melakukan monetisasi di Youtube untuk memperoleh uang lewat Adsense. Bagaimana cara kerjanya? Santai dulu, poin ini akan dijelaskan di bab Cara Monetisasi Channel Youtube.
  4. Lewat Youtube kamu juga bisa mendapatkan Jadi tidak hanya Instagram yang bisa melakukan endorsment.
  5. Kamu nggak perlu jadi selebgram, influencer ataupun selebriti untuk menghasilkan uang dari Youtube. Beda banget kan sama instagram yang membuatmu harus jadi influencer dulu sebelum banyak tawaran endorsment.

Gimana? Sudah tau kan kenapa kamu harus berkarya di Youtube?

Nah pada poin ke 3 tadi dibahas bahwa kamu bisa melakukan monetisasi lewat Youtube. Apa itu monetisasi? Kenapa harus dimonetisasi?

apa-saja-syarat-monetisasi-youtube

Apa saja Syarat Monetisasi Youtube?

Youtube memiliki persyaratan supaya channel yang kamu miliki bisa menghasilkan uang dari adsense. Proses ini namanya monetisasi atau monetize. Monetisasi adalah tanda bahwa channel Youtube kamu siap menghasilkan cuan dari internet.

Tetapi tunggu dulu..

Ada syarat yang harus kamu penuhi selain hanya punya channel youtube. Berikut ini adalah syarat monetisasi channel youtube:

  1. Kamu harus menjadi Publisher Adsense atau mudahnya disebut mitra Youtube.
  2. Channel kamu harus punya minimal 1000 subsciber dan 4000 jam tayang. Jadi nggak seketika punya channel dan langsung menghasilkan uang.
  3. Konten video yang kamu buat harus orisinil. Nggak boleh asal comot milik orang lain. Jika kamu ingin menggunakan footage milik orang lain, pastikan kamu harus ijin terlebih dahulu.
  4. Video yang akan kamu upload di Youtube harus mematuhi kebijakan Program Patner Youtube.

Kalau 4 syarat sudah kamu penuhi, maka kamu siap memperoleh uang dari Youtube. Namun bukan berarti uang dapat dicairkan sewaktu-waktu. Youtube memiliki kebijakan tersendiri berapa minimal payout dalam 1 channel.

Proses payout inilah yang dinamakan pencairan uang lewat Youtube Adsense. Sebelum melakukan proses payout ada beberapa syarat yang harus dipenuhi juga.

“aduh pusing banyak syaratnya”

“ya namanya cari uang”

Tenang. Syaratnya nggak seribet harus pergi ke Google kalau mau ambil uang. Pantau deh Cara mengambil uang dari YouTube.

Kalau sudah paham apa saja syarat monetisasi YouTube, sekarang saatnya kamu tahu gimana caranya mendapatkan uang dari YouTube.

Cara mendapatkan uang dari YouTube itu susah-susah gampang. Susahnya adalah bagian ketika kamu sudah bikin channel, kamu masih perlu membranding channel kamu di Youtube. Ingat kan ada 4 syarat monetisasi agar bisa di approve oleh Google Adsense?

13 Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Supaya hasil branding channel youtube kamu lancar dan monetisasi di approve, kamu perlu melakukan beberapa usaha. Nah di bab ini, kamu akan belajar 13 cara merintis Youtube dari 0 hingga mendapatkan uang dari Youtube. Apa aja 13 cara itu?

1. Buat Channel Youtube Kamu

Mulailah dengan membuat channel YouTube kamu. Yaps, sebuah awalan yang sangat sederhana tapi kadang sering kelewatan karena terlalu fokus pada hal lainnya.

Kamu bisa membuat channel melalui akun Googlemu atau mendaftar langsung di Youtube. Kalau kamu pilih langsung membuat channel dari akun Google, kamu nggak perlu mengisi data diri mulai dari awal. Pilihlah nama yang paling menarik, membuat penasaran dan mencerminkan isi konten yang kamu buat.

2. Jenis Konten yang Sesuai dan Cocok

Yap bener. Pilih konten YouTube yang paling cocok buat kamu. Konten yang baik, menarik adalah salah satu jalan menuju youtuber yang sukses. Namun kadang sebagian orang akan merasa di titik jenuh ketika membuat konten yang itu-itu saja. Kamu salah satunya yang gampang bosen, nggak?

Supaya nggak gampang jenuh danbosen ketika membuat konten, maka pilih niche yang memang kesukaan kamu. Semisal kamu suka dengan make up, maka buatlah konten yang berhubungan dengan make up. Bisa berupa tips, review produk hingga create a look. Coba rasakan bedanya membuat konten yang benar-benar hobi, pasti kamu nggak akan bosan.

Sesekali kamu boleh menyelipkan konten yang melenceng dari niche YouTube kamu. Hal ini semata-mata hanya sekadar untuk merefresh penikmat channel kamu. Ingat yah, kamu membuat YouTube bukan hanya sekadar untuk kamu tonton sendiri.

Masih bingung pilih niche yang tepat? Coba deh cek rekomendasi Niche dari Nurjaya Official di bawah ini.

Kuliner

Rekomendasi pertama adalah channel dengan niche kuliner. Siapa sih yang nggak pengen dan ngiler kalau lihat makanan enak? Pasti hampir semuanya pengen. Inilah kelebihan dari niche kuliner. Kamu bisa menarik penonton dari segala usia tanpa perlu batasan umur.

Jenis videonya apa aja? Bisa berupa review makanan di suatu daerah, mukbang, cook and eat sampai life hack ketika memasak.

Teknologi

Sekarang channel teknologi semakin berkembang loh. Jenis video di niche teknologi juga banyak pilihannya. Mulai dari review laptop, ponsel dan segala teknologi terbaru hingga tutorial. Tutorial dalam membuat website, memperbaiki ponsel, menggunakan software.

Channel ini pasti memiliki penonton karena biasanya orang akan melihat review sebelum membeli sesuatu. Selain itu tutorial juga akan membantu banyak orang yang kesulitan saat membuat sesuatu.

Game

Game juga bisa jadi salah satu konten YouTube. Videonya bisa berupa live streaming ketika kamu sedang main game. Bisa juga kamu mereview sebuah game yang sedang populer. Channel dengan niche game kini semakin digemari sebab hobi bermain game bisa tersalurkan dan mendatangkan uang. Seru kan?

Edukasi

Niche edukasi dalam YouTube banyak jenisnya. Mulai dari video pembelajaran, tips-tips dalam dunia pendidikan hingga life hacks. Youtube dengan niche edukasi adalah jawaban bagi orang-orang yang cenderung malas membaca teks pelajaran. Sebab kamu hanya tinggal mendengarkan video dengan visual dan audio.

Entertaiment

Nah, niche yang paling banyak sekarang adalah niche entertaiment. Cakupan nichenya luas mulai dari cover dance, cover lagu, bikin skema film pendek, haul, unboxing, prank, podcast, dsb. Banyak dari youtuber yang mengambil tema ini untuk dikombinasikan dengan niche sebelumnya.

Beauty

Channel kecantikan juga sedang naik daun. Coba lihat betapa menjamurnya beauy vlogger yang sering membuat review tentang make up, create look hingga update skin care terbaru.

3. Siapkan Konten Video yang Berkualitas dan Buatlah Jadwal Upload

Sebenarnya banyak dari youtuber yang melewatkan satu langkah ini. Mereka membuat video dengan kualitas yang buruk, sehingga video mereka tidak ada yang menonton. Bagaimana sih kualitas video yang buruk?

  • Resolusi yang terlalu kecil, sehingga ketika diputar di resolusi yang besar cenderung buram dan pecah.
  • Warna yang kurang clear. Biasanya karena pencahayaan yang terlalu redup atau kamera yang kurang suport.
  • Grafis dalam video mengganggu. Nggak mau kan kalau kamu nonton video dengan grafis yang mengganggu?
  • Suara tidak terdengar jelas dan banyak noise yang masuk.

Kalau kamu memang ingin membuat video yang berkualitas, usahakan empat faktor di atas tidak ditemui di videomu ya!

Setelah membuat video yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah membuat jadwal upload YouTube kamu. Tim Youtube akan meninjau dari segala aspek, mulai dari kualitas video, interaksi di videomu, jumlah penonton, jumlah subscriber hingga jadwal kamu upload video.

4. Belajar Faktor-faktor Ranking YouTube

Ternyata ada banyak hal yang mempengaruhi faktor-faktor ranking di dalam Youtube. Ranking-ranking tersebut dapat mempengaruhi jumlah penonton yang kamu peroleh. Biasanya video yang populer akan memiliki lebih banyak penonton.

Apa aja faktornya?

Jumlah Subscriber Ketika Selesai Menonton Video

Youtube menilai bahwa penonton yang mengklik button subscribe setelah menonton videomu. Hal itu menandakan bahwa video yang kamu buat bermanfaat, berkualitas dan menarik untuk orang tersebut.

Jumlah Komentar dalam Videomu

Video yang memiliki banyak komentar cenderung muncul di peringkat teratas kolom pencarian. Hal ini telah dibuktikan dari hasil riset dari Backlink.io pada 1,3 juta video di Youtube. Umumnya beberapa pengunjung lebih suka meninggalkan like saja.

Kamu bisa mengajak penonton Youtubemu untuk meninggalkan ide-ide video selanjutnya dalam kolom komentar. Atau kamu juga bisa memancing dengan menggunakan video QnA. Itulah salah satu trik memancing komentar dari penonton.

CTR (Click Through Rate)

Sederhananya sih CTR adalah jumlah rasio klik terhadap impression dalam hasil pencarian. Misalnya nih, saat orang mencari video dengan keyword “kuliner malang” dan video kamu muncul 500 kali di search engine Youtube. Kemudian asumsikan bahwa 100 orang tertarik dan mengklik videomu, maka CTR kamu adalah 5%.

Muncul di halama berapapun, kemunculan videomu tetpa dihitung impressinya. Analoginya adalah semakin tinggi persentase CTRmu, maka kemungkinan Youtube menempatkan videomu di urutan pertama semakin besar.

Durasi Video

Backlink.io juga melakukan case study terhadap durasi video di Youtube. Hasilnya membuktikan bahwa semakin panjang durasi videomu biasa akan semakin di atas posisinya. Tetapi akan ngebosenin juga kalau durasinya lama dan isinya nggak penting. Jadi permainan durasi dalah salah satu poin terpenting pula.

Sampai sekarang belum ada case study tentang durasi ideal sebuah video. Poin pentingnya jangan takut untuk membuat video dengan durasi lama selama kualitas dan isi videonya bagus.

5. Lakukan Optimasi pada Judul, Deskripsi hingga Tag pada Youtube

Kesan pertama itu penting, that’s why judul video adalah salah satu penentu apakah videomu menarik atau tidak. No, kamu nggak harus membuat judul dengan model clickbait. Cukup gunakan kata-kata yang menarik perhatian saja misalnya WOW, HEBAT dan sebagainya.

Jangan lupa untuk meletakkan keyword pada judul supaya teroptimasi dengan baik. Rangkum seluruh isi video dalam 1 judul yang menarik, padat, jelas dan singkat. Memang nggak mudah, itulah kenapa kamu perlu mencari referensi terlebih dahulu.

Selain judul, deskripsi dan tag pada Youtube juga penting. Deskripsikan secara singkat videomu dalam kolom deskripsi Youtube. Jangan lupa sertakan keyword dalam 25 kata pertama.

Kemudian tambahkan tag pula pada Youtube. Tag mampu membantu Google memahami konteks dari video yang kamu buat. Meskipun terkesan nggak ada artinya, sebenarnya tag bis menguntungkan kamu. Coba deh ikuti pembuatan tag di bawah ini.

Tag pertama masukkan keyword dari videomu. Tag kedua tambahkan variasi dari LSI keyword yang berasal dari kata kunci. Tag yang terakhir adalah variasi lain dari keyword yang kamu bidik.

6. Jangan Lupa Call to Action di Setiap Video

Yap. Call to action memang penting. Secara nggak langsung memberikan perintah secara halus lewat video akan mempengaruhi alam bawah sadar penonton. Nggak perlu harus baku, namun pastikan sapaanmu sampai pada target penontonmu.

Misalnya seperti “Jangan lupa klik like kalau kamu suka videonya”,”Karena aku ngadain giveaway tiap bulan, jangan lupa subscibe supaya nggak ketinggalan”.

7. Promosikan Video Melalui Sosial Media

Kekuatan share dengan sosial media memang bisa mempengaruhi rangking di hasil pencarian Youtube. Lebih lagi bila orang nggak sengaja menemukan videomu, menontonya kemudian mereka suka. Setelahnya mereka membagikan ke sosial media mereka. Sayangnya nggak selalu semudah itu.

Kadang kamu perlu memacing terlebih dahulu dengan membagikan ke media sosialmu. Nggak hanya media sosial, kamu bisa membagikannya ke forum-forum online. Ada banyak media sosial yang bisa kamu manfaatkan semisal Instagram, Facebook dan Twitter.

Capai popularitas dan dapatkan penonton setia. Dengan begitu, kamu nggak perlu kesusahan lagi ketika ingin mendapatkan penonton, like, dan komen dalam video.

8. Hubungkan dengan Websitemu

Nah, bila kamu memiliki website atau situs web, masukkan videomu dalam situs tersebut. Masukkan video YouTubemu dengan embed ke website. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan penonton lewat pengunjung websitemu.

Selain menambah viewer, embed video Youtube pada website juga berpengaruh pada durasi pengunjung stay di situs webmu. Poin ini akan terlihat bagus di mata Google sehingga meningkatkan kualitas SEO di website kamu.

9. Endorsment

Istilah gampangnya sih bekerja sama dengan sebuah brand. Kalau kamu sudah punya nama dan brand di Youtube atau instagram, kamu bisa membuka endorsment atau Brand Ambassador. Buka tarif untuk setiap promosi dalam videomu atau perjanjian lainnya yang sudah kamu sepakati dengn pengendors.

Kamu bisa memperoleh keuntungan yang beragam, apa aja?

Bisa berupa sample produk, uang, kupon hingga diskon. Oh iya, semakin tinggi engagement dalam Youtube kamu maka semaki tinggi pula biaya endorsment.

Gimana kalau engagement belum baik, tetapi ingin melakukan endorsment?

Kamu bisa menawarkan jasamu terlebih dahulu. Siapkan portfolio yang bisa menunjang nilai branding kamu. Siapa tau perusahaan menjadi tertarik dengan jasa yang kamu tawarkan.

Tentunya branding diri adalah poin utama yang harus kamu bangun supaya tawran endorsment berdatangan. Membangun sebuah branding bgi diri sendiri, nggak cukup hanya lewat proses mengumpulkan subscriber.

10.  Manfaatkan YouTube sebagai Platform untuk Menjadi Affiliate Marketer

Apa sih sebenarnya Afiliate Marketer itu?

Misalnya nih, kamu membuat sebuah ulasan tentang mobil matic terbaik 2020 dalm laman websitemu atau channel YouTubemu. Kemudian dalam website tersebut kamu tambahkan akses link menuju tempat kamu membeli mobil matic yang kamu review. That’s afiliate link.

Kamu akan mendapatkan komisi penjualan bila produk berhasil terjual. Pembeli harus membeli produk yang kamu tawarkan lewat link yang kamu share.

Kalau di Website, kamu bis menulis reviewnya, menambahkan link menuju tempat kamu membeli barang. Sedangkan di YouTube, kamu bisa memberikan review dalam bentuk video, setelahnya tambahkan link pembelian barang di deskripsi box.

11.  Saatnya Monetisasi Channel YouTube dan Sambungkan pada Akun Adsense

Bila channel YouTube sudah mencapai syarat melakukan Monetisasi, saatnya kamu mendaftarkannya. Caranya bagaimana? Coba deh scroll lagi di bagian atas, kamu akan menemukan syarat monetisasi YouTube.

12.  Kalau Punya Produk, Jual saja Lewat Channel YouTube

YouTube bukan hanya bisa menghasilkan rupiah lewat Adsense, kamu bisa memanfaatkannya untuk berjualan. Kalau kamu punya produk atau jasa sendiri, coba deh twarkan juga pada channel YouTubemu.

Kamu bisa menjual merchandise resmimu lewat website, kemudian tawarkan melalui channel Youtubemu.

13.  Think Different and Grow Up with YouTube

Yaps, poin terakhir dari 13 Cara Mendapatkan Uang dari Youtube adalah dengan Think Different. Kamu nggak boleh berfokus hanya pada sesuatu yang viral. Perlu diingat bahwa viral tentu nggak selamanya viral. Ada masa di mana sesuatu yang viral akan meredup.

Ciptakan stylemu sendiri ketika menggunakan YouTube. Lebih lagi ciptakan trend yang bisa mempengaruhi orang lain. Itulah salah satu tanda bahwa kamu telah Grow Up wih Youtube.

Persiapkan dirimu lewat Workshop bersama Nurjaya Official. Di sana kamu akan belajar dari hal yang paling dasar tentang YouTube dan bagaimana menumbuhkan ide-ide kreatif. Tanggal dan tempatnya dimana? Kapan? Pantau terus website ini supaya kamu nggak ketinggalan.

Gimana? Udah siap grow up bareng Youtube? [/sociallocker]

 

Searches related to:

    tutorial cara mendapatkan uang dari youtube,cara dapat uang dari live streaming youtube,cara dapat uang dari menonton youtube,cara dapat uang dari nonton youtube,cara dapat uang dari nonton youtube 2018,cara dapat uang dari nonton youtube 2019,cara dapat uang dari upload video di youtube,cara dapat uang dari vlog youtube,cara dapat uang dari youtube,cara dapat uang dari iklan youtube,cara dapat uang dari google adsense youtube,cara dapat uang dari adsense youtube,bagaimana cara mendapatkan uang dari youtube,cara agar bisa dapat uang dari youtube,cara agar bisa mendapatkan uang dari youtube,cara agar dapat uang dari youtube,cara agar mendapatkan uang dari youtube,cara cepat dapat uang dari youtube,cara cepat mendapatkan uang dari youtube,cara dapat kan uang dari youtube